Gaji guru ngaji Bawan Yang Sempat Tertahan 2 Bulan Dibayar PT Asdal, Kedua Belah Pihak Sepakat Damai
targetinvestigasi.site
SUBULUSSALAM - Persoalan terpendingnya gaji honorium pengajar PPP TPA Darul-Qur'an Desa Bawan akhirnya menemui titik terang dan berakhir damai.
Pada Jum'at, 23 Oktober 2026, bertempat di Balai Pengajian Desa Bawan, Kecamatan Sultan Daulat, PT Asdal Prima Lestari secara resmi membayarkan honorium yang sempat tertahan selama dua bulan. Pertemuan berlangsung khidmat dan penuh keakraban.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Manager Perusahaan Sira Zulfan Hasibuan didampingi HRD Irfan Susandra, Pj Kepala Kampong Bawan Mawardi, Ketua PPP TPA Darul-Qur'an Ramayana Maha bersama Tim PPP TPA Darul Qur'an, Kepala TPA Darul-Qur'an Ust. Bustami Tinambunan,S.Pd.I, perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda, serta ibu-ibu desa.
Dalam pertemuan itu, Manager Sira Zulfan Hasibuan menyampaikan permohonan maaf atas permasalahan dan kesalahpahaman yang sempat terjadi sehingga mengganggu hubungan baik yang selama ini terjalin.
"Atas nama manajemen, kami menyampaikan permohonan maaf atas kesalahpahaman ini. Hari ini kami menyerahkan uang yang sempat terpending selama dua bulan," ujar Sira Zulfan Hasibuan.
Ia juga menegaskan, untuk kedepannya apapun yang terjadi atau bersifat pribadi jangan dikaitkan dengan pemberian CSR perusahaan.
Soal Patok Batas, Pj Geuchik Buka Suara
Pj Kepala Kampong Bawan, Mawardi menjelaskan duduk persoalan kisruh yang sempat terjadi antara warga dengan perusahaan.
"Persoalannya bukan kami tidak mau menandatangani patok batas, tapi karena saya dan masyarakat tidak dilibatkan dalam pematokan atau tapal batas yang ditentukan. Saya tidak mau menandatangani karena surat tersebut tidak sesuai dengan kenyataan," tegas Mawardi.
Ia menduga kisruh ini muncul karena adanya pihak ketiga untuk kepentingan materi. Untuk itu, Mawardi berharap kedepan agar masalah pribadi tidak lagi dikaitkan dengan CSR Desa Bawan.
Guru Ngaji Ajukan Rehab TPA
Menyambut itikad baik perusahaan, Ketua PPP TPA Darul-Qur'an Ramayana Maha memberikan apresiasi atas kehadiran manajemen ke Desa Bawan.
Dalam musyawarah tersebut, PPP TPA juga mengajukan usulan dana anggaran untuk pembangunan rehabilitasi dan fasilitasi TPA Darul-Qur'an. Usulan tersebut diajukan secara lisan dan langsung direspon positif oleh pihak manajemen.
"Selanjutnya secara administratif tentu akan kami ajukan berbentuk proposal," ujar Ramayana.
Hal itu diamini oleh Kepala TPA Darul-Qur'an Ust. Bustami Tinambunan,S.Pd.I.
"Kami sangat mengharapkan uluran tangan perusahaan, yang selama ini berbagai upaya pernah diajukan di RPPDes desa namun sampai hari ini ya beginilah kondisi TPA sejak tahun 2017," jelasnya.
Pertemuan pun ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga silaturahmi baik antara masyarakat Desa Bawan dengan PT Asdal Prima Lestari.
Setelah 2 bulan tertahan, gaji guru ngaji Desa Bawan akhirnya dibayar PT Asdal Prima Lestari hari ini. Kedua belah pihak sepakat masalah pribadi jangan dikaitkan dengan CSR. Semoga silaturahmi Bawan - PT Asdal semakin kuat!
Alhamdulillah dengan izin Allah dan berkat keseriusan P3 TPA juga dukungan dan do'a seluruh lapisan masyarakat Bawan sehingga persoalan ini dapat terselesaikan dengan baik, ujar di akhir acara sekretaris jenderal Bahudin Padang
JM
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Related Articles